Kamis, 27 Mei 2010

STABILITAS KAPAL

Stabilitas sebuah kapal mengacu pada kemampuan kapal untuk tetap mengapung tegak di air. Berbagai penyebab dapat mempengaruhi stabilitas sebuah kapal dan menyebabkan kapal terbalik. Namun demikian, penyebab tersebut dapat dikontrol. .




Kata "Stabilitas" mengandung arti jika kapal dimiringkan oleh gaya eksternal, kapal memiliki kemampuan sendiri untuk kembali tegak baik pada stabilitas melintang (transverse stability), stabilitas statis (statical stability) atau stailitas membujur (longitudinal stability).


Kapal yang tidak stabil akan menimbulkan berbagai permasalahan, seperti kecelakaan, kerusakan, tenggelam dan lain-lain. Bagi awak kapal-kapal perikanan, keselamatan harus menjadi prioritas utama, mencegah kerusakan kapal, mencegah kecelakaan fatal, dan menjaga kelestarian lingkungan.


Dinamika stabilitas melintang dan membujur kapal perikanan sangat dipengaruhi oleh faktor internal dan eksternal. Faktor internal meliputi distribusi berat di dalam kapal dan adanya cairan-cairan di dalam tangki yang bergerak mengakibatkan timbulnya efek permukaan bebas (free surface effect), adanya panambahan berat kapal akibat adanya penambahan hasil tangkapan, adanya pergerakan peralatan penangkapan baik vertikal maupun horisontal yang dapat mengurangi nilai stabilitas.


Faktor eksternal meliputi pengaruh angin dan ombak, adanya alat penangkap ikan di dalam air yang dapat memperbesar kemiringan kapal dan mengurangi kemampuan kapal untuk kembali tegak atau memperkecil nilai momen penegak (righting moment).


Kapal perikanan dikaitkan dengan bidang pekerjaannya yang sangat dinamis dan berisiko tinggi mengharuskan kapal memiliki stabilitas yang cukup. Berdasarkan ketentuan bahwa kapal perikanan harus memiliki stabilitas awal (Initial stability) tidak kurang dari 0,6 meter.


Stabilitas kapal melintang sangat ditentukan oleh letak titik G (central of gravity), titik B (centar of buoyancy) dan titik M (metacentric).


Tinggi Metasenter (GM) merupakan karakterisitik sebuah kapal yang digunakan untuk menentukan stabilitas kapal di atas air.


Kapal yang memiliki keseimbangan yang stabil (stable equilibrium) saat kapal dalam kedudukan tegak titik M, G, B secara berurutan akan terletak pada bidang tengah kapal, dan titik G berada di bawah titik M.


Kapal yang didisain dengan baik tidak akan terbalik bahkan dalam kondisi terburuk sekalipun, itupun jika dioperasikan dengan baik. Stabilitas kapal penangkap ikan merupakan subjek yang sangat komplek. Beberapa aturan dasar akan dijelaskan pada bab ini. Namun jika anda ingin mempelajari lebih mendalam tentang stabilitas kapal penangkap ikan, anda harus membaca buku-buku stabilitas kapal penangkap ikan.

Kamis, 04 Maret 2010

Cara menggunakan rumus pada excel

Fungsi Round


Setahu saya, fungsi Round dalam Excel adalah fungsi yang paling banyak dipakai oleh pengguna software office automation. Sintaks formula ini adalah =ROUND(number,number of digits), number berarti bilangan/angka (yang bisa merupakan angka atau formula/rumus) dan “number of digits” adalah angka dibelakang decimal yang dikehendaki. Sebagai contoh, =ROUND(1/8,2) akan menghasilkan 0.13. Rumus ini banyak berguna dalam bidang keuangan terutama nilai transaksi.

Rumus
Hasil

=ROUND(234/8,2) 29.25
=ROUND(234/8,0) 29
=ROUND(234/8,-1) 30

Catatan, jika ingin membulatkan ke puluhan, ratusan atau ribuan dan seterusnya mana, parameter ke dua dalam fungsi round adalah “angka negative”. Sebagai contoh -2 dalam contoh pembulatan 1000 dibagi 3 yaitu =ROUND(1000/3,-2), hasilnya adalah nilai 300.



Fungsi RoundUp dan RoundDown


Jika anda ingin membulatkan ke atas sebuah angka/ atau hasil perhitungan rumus (kecuali 0 tentunya). Maka anda perlu menggunakan Fungsi Roundup Function. Perintahnay adalah =ROUNDUP(number,number of digits). Dengan perintah yang mirip dengan fungsi Round, maka hasil dari =ROUNDUP(1/3,0) adalah 1. Sedangkan fungsi =ROUND(1/3,0) akan menghasilkan 0.

Jika anda menginginkan pembulatan angka/ hasil perhitungan ke bawah, maka gunakan fungsi Rounddown Function. Perintahnya adalah =ROUNDDOWN(number,number of digits). Sama dengan fungsi Round maupun RoundUp maka parameter “number of digits” dapat merupakan angka negative.

Kemampuan Excel untuk membulatkan ke atas ( atau ke bawah) ini sangatlah berguna, namun bagaicaranya jika anda ingin membulatkan ke sen atau rupiah terdekat?. Excel memiliki kemampuan ini yaitu Fungsi Ceiling dan Floor. Perintahnya adalah =CEILING(number,multiple) and =FLOOR(number,multiple). “number” adalah angka atau hasil perhitungan yang akan dibulatkan dan “multiple” adalah sen atau rupiah yang terdekat. =CEILING(10/3,0.05) hasilnya 3.35; dan =CEILING(10/3,0.5) hasilnya 3.5

Sedangkan =FLOOR(10/3,0.05) akan menghasilkan 3.30.; dan . =FlOOR(10/3,0.5) akan menghasilkan 3.0

Catatan: Parameter “multiple” tanda harus sama dengan parameter “number”, Anda tidak dapat menggunakan =CEILING(-2,0.10).

Jika anda ingin membulatkan sebuat angka ke angka genap atau ganjil terdekat makan Excel memiliki fungsi Even and Odd. Perintahnya adalah =EVEN(number) dan =ODD(number), dimana “number” adalah angka atau hasil perhitungan yang akan anda bulatkan.

Fungsi INT()


Fungsi Int dapat dipergunakan untuk membulatkan angka/hasil perhitungan ke bawah ke angka integer terdekat. Perintahnya =INT(number), parameter “number” adalah angka (atau sel) yang akan dibulatkan ke bawah ke sebuah angka integer.

Fungsi ABS ()

Fungsi Absolut akan menghasilkan nilai absolute dari sebuah angka (atau rumus). Perintahnya =ABS(number). Contoh =ABS(-2) dan =ABS(2) keduanya akan menghasilkan nilai 2.

Fungsi Countif

Fungsi Countif dapat digunakan untuk menghitung jumlah sel dalam sebuah range yang memenuhi criteria yang anda tetapkan. Perintahnya adalah =COUNTIF(range,criteria), dimana “range” adalah area sel yang akan anda hitung dan “criteria” adalah syarat yang anda tetapkan sebagai dasar bahwa sel itu termasuk dihitung atau tidak. “criteria” dapat berupa angka, pernyataan, atau teks. Pernyataan atau teks harus diberi tanda petik (“…”).

Fungsi RAND()

Untuk membangkitkan angka acak (random), Excel memiliki dua function yaitu Fungsi Rand dan Fungsi Randbetween. Fungsi Rand akan membangkitkan angka acak (random) antara 0 sampai dengan 1. Rumusnya adalah =RAND().

Sedangkan fungsi Randbetween dapat dipergunakan untuk membangkitkan angka acak dengan batas atas dan batas bawah yang dapat anda tentukan sendiri. Rumusnya adalah =RANDBETWEEN(bottom,top). Untuk “bottom” isi angka integer terkecil dan “top” diisi angka integer terbesar sebagai batas atas dan bawah angka random yang diinginkan. Akan tetapi, fungsi ini hanya akan muncul jika the Analysis Toolpak telah diinstall dan diaktifkan Sebagai tambahan fungsi ini hanya menghasilkan angka integer saja, jadi bila ingin angka yang tidak integer makan gunakan fungsi Rand dan kalikan dengan akang tertentu misalnya (=RAND()*12).